4 Cara Menyiapkan Biaya Pernikahan Beserta Rinciannya

4 Cara Menyiapkan Biaya Pernikahan Beserta Rinciannya

Banyak hal yang dipersiapkan sebelum menuju ke pelaminan, salah satunya adalah biaya. Mempersiapkan biaya pernikahan bukanlah perkara mudah, termasuk bagi mereka yang bahkan sudah mapan secara finansial. Bagaimana tidak, ada banyak sekali keperluan pernikahan yang harus dipenuhi. Apa saja keperluan tersebut? Simak terus ulasan berikut.

Rincian Biaya Pernikahan

Bagi sejumlah orang, pernikahan merupakan momen sekali seumur hidup. Sebab itu, biaya untuk keperluan pernikahan harus dipersiapkan dengan matang. Lantas, apa saja biaya tersebut? 

1. Biaya mahar

Mahar atau mas kawin merupakan kebutuhan utama dalam prosesi pernikahan. Jenis dan bentuknya bisa berupa jasa atau benda. Umumnya, masyarakat Indonesia memberikan mahar berupa benda seperti uang, properti, perlengkapan ibadah, emas, dan lain sebagainya.

2. Biaya cincin pernikahan

Persoalan cincin kawin memang kerap menimbulkan kegalauan. Untuk itu, Anda harus mendiskusikannya terlebih dahulu dengan pasangan. Sebab, harga cincin sangat bergantung dari bahan yang digunakan, berat, model, serta merek.

3. Biaya KUA

Menikah itu sebenarnya gratis, asalkan dilakukan di KUA pada jam kerja dari Senin hingga Jumat. Selain itu akan dikenai biaya umum kurang lebih Rp600 ribu yang bisa dibayarkan melalui transfer bank.

4. Biaya gedung, dekorasi dan katering

Ingin menikah di gedung? Pastikan Anda juga mempertimbangkan biaya sewa gedungnya. Pilihlah gedung dengan harga sewa yang sesuai dengan kantong. Sebab, biaya pernikahan di gedung jelas lebih besar dibanding resepsi di rumah.

Pertimbangkan pula masalah dekorasi dan katering. Biaya untuk keduanya jelas tidak murah. Mulai dari gaya dekorasi hingga menu yang akan disajikan untuk tamu, semua biaya harus dirinci dengan detail.

Baca juga: Cara Menghemat Uang Setiap Hari dengan Benar

5. Biaya rias

Biaya rias tergantung dengan kualitas jasa yang Anda sewa. Namun, Anda juga bisa memilih jasa rias yang sesuai dengan budget. Selain itu, Anda juga harus memilih jasa rias yang bisa membuat Anda serta pasangan terlihat elegan di hari pernikahan.

6. Biaya undangan dan suvenir

Aspek biaya yang satu ini tergantung pada banyaknya tamu yang ingin Anda undang. Jadi, pertimbangkan baik-baik berapa banyak tamu yang ingin Anda undang agar dana pernikahan tidak melebihi anggaran.

7. Biaya tak terduga

Biaya tak terduga biasanya meliputi biaya untuk hiburan, dokumentasi, dan seragam keluarga. Catat dan diskusikan semuanya bersama pasangan sebelum ditambahkan pada daftar rincian kebutuhan pernikahan.

Baca juga: Budgeting: Contoh, Manfaat, dan Cara Membuatnya

Cara Mengumpulkan Biaya Pernikahan

Setelah mengetahui rincian biaya pernikahan, langkah berikutnya adalah mengumpulkan biaya-biaya tersebut. Berikut adalah caranya:

1. Diskusikan dengan pasangan

Biaya untuk menggelar pernikahan akan terasa berat jika ditanggung sendiri-sendiri. Maka dari itu, jangan sungkan untuk menanggungnya bersama pasangan. Diskusikan pula dengan pihak keluarga besar dari kedua belah pihak agar proses pengumpulan dana pernikahan tidak terlalu berat. 

2. Buat daftar apa saja yang harus dipersiapkan

Catat semua keperluan yang Anda butuhkan untuk menggelar acara pernikahan. Lalu, urutkan sesuai dengan skala prioritasnya. Dengan begitu, Anda tahu mana keperluan yang biayanya harus Anda penuhi terlebih dahulu.

3. Survei dari daftar tersebut dan hitung anggarannya

Setelah selesai membuat daftar kebutuhan pernikahan, hitung semua biayanya. Total biaya ini merupakan dana yang harus Anda penuhi untuk merealisasikan pernikahan impian Anda. Ingat, semakin mewah resepsi pernikahan Anda, semakin banyak pula dana yang harus Anda siapkan.

Baca juga: Cara Mengatasi dan Meminimalisasi Defisit Anggaran

4. Buka tabungan khusus untuk pernikahan

Untuk menyiapkan modal nikah, Anda bisa menggunakan tabungan khusus untuk biaya menikah. Tabungan ini bisa Anda buat bersama pasangan. Diskusikan bersama pasangan berapa yang harus masuk ke tabungan setiap bulannya hingga menjelang pernikahan.

Baca juga: Investasi VS Menabung: Mana yang Lebih Penting?

Demikianlah rincian keperluan biaya pernikahan sekaligus cara mengumpulkannya. Hal yang paling penting dalam mengumpulkan modal untuk menikah adalah komitmen bersama untuk mewujudkan pernikahan yang Anda impikan bersama pasangan.

Apakah artikel ini membantu?

0
0