Apa itu Gap? Beberapa Istilah Gap Trading

Apa itu Gap? Beberapa Istilah Gap Trading

Trading adalah aktivitas dalam lingkup finansial yang merujuk pada jual-beli sekuritas, seperti saham, pasar valuta asing (forex—foreign exchange), ataupun aset kripto. Sebagian orang melakukan trading untuk memperoleh pendapatan tambahan karena potensi keuntungan yang diberikan dari aktivitas ini cukup menggiurkan. 

Guna menjadikan potensi keuntungan tersebut menjadi profit sebenarnya, Anda harus menguasai berbagai skill dan memahami konsep-konsep dasar trading—salah satunya mengenai apa itu gap trading. Pasalnya, fenomena ini dapat memberi informasi dan menjadi indikasi mengenai apa yang harus Anda lakukan.

Apa Itu Gap Trading?

Dalam trading, gap adalah istilah yang merepresentasikan ruang kosong atau jarak di antara dua candlestick. Ruang kosong tersebut terjadi pada saat pasar modal sedang bergejolak, baik saat terjadinya kenaikan drastis (gap up) maupun penurunan (gap down) dalam waktu singkat

Umumnya, gap up menjadi indikasi adanya minat beli yang tinggi, sedangkan gap down menjadi indikasi adanya tekanan jual yang kuat. Namun, Anda tidak hanya berpatokan semata-mata pada gap trading untuk mengambil tindakan. Lakukan analisis yang mendalam dan pelajari cara melakukan trading dengan benar agar keputusan yang diambil tidak justru menjauhkan Anda dari tujuan trading yang diharapkan.

Jenis-Jenis Gap Trading

Ada banyak jenis gap trading. Masing-masing pun mengindikasikan kondisi tertentu yang perlu Anda cermati.

1. Breakaway Gap

Tipe gap trading ini menunjukkan kondisi pergerakan harga selanjutnya berada di luar area support. Breakaway gap biasanya muncul saat harga aset terkonsolidasi dan tidak akan terisi dalam waktu yang cepat atau di hari yang sama.

Volume perdagangan saat breakaway gap relatif melonjak. Pasalnya, traders yang berorientasi pada short selling cenderung segera mengakumulasi aset untuk menutupi kerugiannya. Beberapa trader juga terdorong membeli aset karena telah berekspektasi akan terjadi breakout berikutnya.

2. Common Gap

Common gap adalah jenis gap trading yang kemunculannya paling sering dibandingkan jenis gap lainnya. Lompatan harganya pun tidak terlalu besar. Umumnya common gap muncul di masa siklus akumulasi—saat pergerakan memperlihatkan tren sideways.

Tidak seperti breakaway gap, common gap justru tidak diikuti oleh lonjakan volume transaksi. Hal ini pun menyebabkan common gap akan tertutup dalam waktu relatif singkat. Adapun terjadinya common gap kerap tanpa didorong faktor apa pun sehingga tidak mengindikasikan momentum khusus.

3. Exhaustion Gap

Seperti namanya, exhaustion gap adalah fenomena yang menunjukkan adanya “kelelahan” yang terjadi setelah panjangnya reli dan mendekati klimaks pergerakan. Celah ini umumnya menunjukkan adanya pergeseran yang signifikan dari aktivitas pembelian ke aktivitas penjualan yang disertai menurunnya permintaan sebuah aset.

Dalam momen ini, trader cenderung panik dan sesegera mungkin menjual aset yang dimiliki. Tren yang berbalik arah ini mencerminkan minat pasar yang berkurang.

  1. Runaway Gap

Pergerakan harga yang tiba-tiba hilang meski sedang mengikuti tren tertentu akan menimbulkan celah yang disebut dengan runaway gap. Adapun dalam kondisi ini, pergerakan harga tetap mengikuti tren yang berlangsung sebelumnya, baik saat tren naik maupun turun.

Hal ini juga menunjukkan bahwa tidak ada perdagangan signifikan yang sedang berlangsung ketika runaway gap terjadi. Celah yang juga disebut dengan continuation gap ini dapat menjadi indikasi bahwa minat pelaku pasar, baik untuk melakukan pembelian maupun penjualan, meningkat disertai volume yang relatif impulsif.

Di samping  mengetahui apa itu gap trading berikut jenis-jenisnya, pastikan Anda juga mampu menganalisis situasi dengan lebih cermat. Pastikan Anda tetap melakukan analisis fundamental dan teknis yang tepat agar prediksi yang dibuat tidak meleset dari sasaran yang diharapkan.

Anda tak perlu harus mengecek kemunculan gap setiap hari—rerata disarankan untuk mengeceknya seminggu sekali di hari Senin saat pasar baru kembali dibuka. Walau begitu, perlu Anda perhatikan pula bahwa gap trading tidak selalu muncul di awal pekan. Gap juga dapat muncul ketika data ekonomi strategis dirilis sehingga selalu up to date dengan informasi pasar adalah hal yang harus Anda prioritaskan pula.

Did you find this useful?
0
0