Apa itu Proof of Elapsed Time (PoET)?

Apa itu Proof of Elapsed Time (PoET)?

Teknologi terdesentralisasi seperti blockchain bisa dibilang memiliki kemampuan ‘ajaib’. Kemampuan tersebut dapat dilihat dari cara mereka memverifikasi dan memvalidasi informasi secara real-time menggunakan mekanisme konsensus. Setiap blockchain menerapkan jenis konsensus yang berbeda-beda, seperti salah satunya adalah Proof of Elapsed Time (PoET).

Mengenal Proof of Elapsed Time

Proof of Elapsed Time (PoET) merupakan protokol konsensus yang didesain secara khusus untuk bisnis. Algoritme ini dirancang untuk mencegah penggunaan energi dan pemanfaatan sumber daya yang tinggi. Lalu, bagaimana cara kerjanya?

Cara kerjanya adalah dengan memilih secara acak komputer yang berpartisipasi untuk memverifikasi seluruh transaksi dalam blockchain. Dengan begitu komputer lain yang tidak terpilih untuk melakukan verifikasi bisa mengistirahatkan CPU mereka atau melakukan hal lain sambil menunggu giliran.

Hal tersebut memungkinkan terjadinya penurunan penggunaan energi yang jauh lebih besar dibanding dengan protokol konsensus lainnya. Mekanisme Proof of Work (PoW) pada Bitcoin misalnya, konsensus tersebut mengharuskan para penambang (miners) untuk terus menerus melakukan pemrosesan transaksi dalam blockchain.

Mekanisme Proof of Elapsed Time

Konsep PoET pertama kali dikembangkan oleh Intel Corporation pada awal 2016. Konsep ini awalnya diperkenalkan oleh manufaktur chip tersebut sebagai sebuah alat berteknologi mutakhir yang siap digunakan untuk menyelesaikan masalah komputasi seperti algoritme “pemilihan pemimpin secara acak”. 

Mekanisme konsensus ini juga digunakan oleh Hyperledger Sawtooth yang bekerja di bawah dukungan perusahaan Intel. Untuk bisa terlibat dalam mekanisme protokol ini, para penambang harus terlebih dahulu mendaftar. Setelah itu, mereka harus menunggu giliran dalam periode waktu yang tak tentu untuk memenangkan blok yang harus ditambang. 

Pada umumnya, setiap komputer dalam teknologi blockchain menghasilkan sendiri waktu tunggunya secara acak. Pada saat itulah komputer-komputer tersebut akan beristirahat. Komputer yang terpilih (biasanya memiliki waktu tunggu paling singkat) secara otomatis akan menyala dan mulai memproses blok yang sudah diberi. 

Selanjutnya, komputer akan memberi tahu teknologi blockchain bahwa pemrosesan blok telah dimulai dan begitu seterusnya pada blok-blok selanjutnya. Pada dasarnya mekanisme konsensus ini hanya bergantung pada dua faktor mendasar, yakni:

  1. Komputer yang berpartisipasi dalam teknologi blockchain memilih waktu secara acak dan bukan komputer dengan waktu yang paling singkat lah yang dipilih.
  2. Komputer yang dipilih untuk mulai memproses blok adalah komputer yang telah menyelesaikan waktu tunggunya.

Mekanisme kerja PoET sebenarnya mirip dengan PoW, namun tidak menghabiskan banyak energi komputasi. Alih-alih menghabiskan sumber daya yang tinggi, setiap komputer justru diberi waktu tertentu untuk beristirahat atau melakukan tugas lain. 

Pemberian jeda waktu tersebut berguna untuk meningkatkan efisiensi dari setiap komputer. Tak hanya itu saja, potensi terjadinya manipulasi teknologi yang dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab juga bisa berkurang.

Penggunaan Proof of Elapsed Time

Mekanisme PoET sering kali digunakan oleh sektor bisnis. Biasanya diaplikasikan pada sektor rantai pasokan makanan yang ingin merancang ledger terdistribusi mereka sendiri agar dapat diakses oleh pihak ketiga. Ini artinya mekanisme PoW tak begitu dibutuhkan dan penggunaan energi pun relatif berkurang.

Untuk bisa berpartisipasi dalam teknologi blockchain dengan konsensus ini, penambang harus mendapatkan sertifikat keanggotaan terlebih dahulu. Hal ini diterapkan agar keamanan teknologi tetap terjaga. Blockchain seperti Bitcoin umumnya dapat ditambang oleh siapa saja tanpa memerlukan sertifikat. Oleh sebab itu, teknologi blockchain harus tetap diawasi untuk memastikan tak ada pihak luar yang masuk secara ilegal atau berniat memanipulasi teknologi. Tentu saja pengawasan ini tak perlu dilakukan bila teknologi blockchain menggunakan konsensus PoET.

Did you find this useful?
0
0