Bagaimana Cara Mengatasi Inflasi?

Bagaimana Cara Mengatasi Inflasi?

Baik buruknya kondisi keuangan pribadi sering kali dipengaruhi oleh faktor eksternal, salah satunya yaitu inflasi. Inflasi adalah meningkatnya harga barang dan jasa yang membuat biaya hidup menjadi semakin mahal. Bila kondisi ini terjadi, apa yang harus dilakukan? Simak terus pembahasan mengenai bagaimana cara mengatasi inflasi berikut ini.  

Penyebab Terjadinya Inflasi

Inflasi merupakan kondisi ekonomi yang bisa terjadi setiap tahun, sehingga sulit untuk dihindari. Keadaan ini membuat nilai uang yang Anda miliki mengalami penurunan. Sekalipun Anda menyimpannya di bank, tabungan Anda tetap tidak akan kebal dengan inflasi. Sebab, bunga yang diberikan bank tidak bisa mengimbangi pesatnya laju inflasi.

Inflasi terjadi akibat beberapa faktor, di antaranya sebagai berikut:

1. Meningkatnya biaya produksi barang dan jasa

Proses produksi barang dan jasa membutuhkan biaya. Naiknya biaya produksi tersebut bisa mendorong terjadinya inflasi dalam jangka waktu tertentu.

2. Meningkatnya permintaan terhadap barang dan jasa

Bila daya tarik masyarakat akan suatu barang atau jasa meningkat, sedangkan penawaran tak berubah, maka inflasi bisa terjadi. Cara mengatasi inflasi ini adalah dengan memproduksi lebih banyak barang atau jasa.

3. Meningkatnya peredaran uang

Bila jumlah uang yang beredar di pasar meningkat, sedangkan jumlah barang tetap, maka kenaikan inflasi tak bisa dihindari. Keadaan ini bisa diatasi dengan menjaga kestabilan distribusi uang.

Cara Mengatasi Inflasi

Efek dari kenaikan harga barang dan jasa akan sangat terasa saat Anda harus memenuhi keperluan sehari-hari. Kondisi inflasi ini tak bisa dihentikan maupun dihindari. Meski begitu, Anda bisa menyusun strategi untuk menghadapi laju inflasi dan agar kondisi keuangan pribadi tetap stabil atau bahkan berkembang. 

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kenaikan harga barang dan jasa.

1. Menghemat pengeluaran

Mampu mengatur keuangan adalah kunci menghadapi inflasi. Cobalah untuk menerapkan pola hidup hemat. Catat semua pengeluaran dan pemasukan, lalu pilih pengeluaran apa saja yang sekiranya tidak dibutuhkan. Dari data tersebut, buatlah anggaran keuangan untuk membatasi pengeluaran bulanan Anda. Pastikan Anda tetap menaati aturan yang sudah Anda buat sendiri.

2. Mencari pemasukan tambahan

Cara mengatasi inflasi selanjutnya adalah dengan mencari pemasukan tambahan. Keuangan Anda akan lebih aman apabila ada pemasukan tambahan. Dengan begitu, Anda bisa memiliki lebih banyak uang untuk diinvestasikan demi menghadapi inflasi. Namun ingat, pemasukan tambahan bukan berarti Anda juga harus meningkatkan gaya hidup Anda.

3. Melakukan diversifiksi investasi

Investasi merupakan cara terbaik untuk melindungi nilai uang milik Anda. Instrumen investasi sangat beragam. Untuk menghadapi inflasi, ada baiknya memilih lebih dari satu produk investasi. 

Jadi, selain berinvestasi di kripto atau saham yang terkenal relatif berisiko, Anda mungkin dapat menyimpan aset Anda di produk-produk investasi minim risiko. Di antaranya seperti obligasi dan reksadana.

4. Menyiapkan dana darurat

Inflasi yang terus meningkat bisa berujung pada resesi. Bila ini terjadi, pengurangan gaji bulanan atau bahkan PHK kemungkinan besar akan terjadi. Itulah sebabnya Anda harus menyiapkan dana darurat mulai sekarang. 

Dana darurat bisa Anda gunakan bila sewaktu-waktu Anda kehilangan penghasilan. Dana ini juga bisa menjaga kestabilan kondisi keuangan Anda. Untuk menyiapkan dana darurat, pastikan Anda menyimpannya di rekening terpisah. Jangan dicampur dengan jenis simpanan lainnya.

Nah, itu tadi beberapa cara mengatasi inflasi. Ingatlah bahwa inflasi adalah kondisi yang tak bisa dihindari, namun bukan berarti tidak bisa diatasi. Cara-cara di atas bisa Anda lakukan untuk bertahan hidup di tengah pesatnya tingkat inflasi.

Did you find this useful?
0
0