Berita Kripto: Bitcoin Menguat, Sentuh Harga Tertinggi Sebulan Terakhir

Di minggu ke 2 Februari, pasar Bitcoin terpantau menguat setelah sempat naik ke kisaran US$45,000 (sekitar Rp 645 juta) pada Selasa siang. Kenaikan harga tersebut merupakan yang pertama kali dalam sebulan terakhir. Pada awal Januari lalu, si raja kripto bergerak dan diperdagangkan di kisaran yang sama.

Berbeda dengan minggu sebelumnya, di mana Bitcoin bergerak sideways di bawah US$40,000 (sekitar Rp 574 juta), pekan ini pergerakan harga terlihat cenderung naik. Bitcoin berhasil menembus US$40,000 lebih (sekitar Rp 574 juta) dan masih mempertahankan rentangan ini sampai saat ini. Pada saat artikel ini kami tulis, Bitcoin berada di kisaran US$44,000 (sekitar Rp 631 juta), atau naik sekitar 10% dalam sepekan terakhir.

Secara umum, sentimen pasar kripto saat ini cenderung optimis namun tetap waspada. Sentimen ini pun diperkuat dengan level Indeks Fear and Greed yang menunjukkan posisi Netral untuk pertama kalinya sejak 22 Desember 2021. Apakah kepercayaan diri investor telah benar-benar pulih dan kembali menguat di pasar kripto?

Susul El Salvador, Rusia segera akui Bitcoin sebagai mata uang

Pemerintah & bank sentral Rusia menyepakati bahwa kripto diperlukan dalam transaksi, namun dibatasi penggunaanya dari sisi jumlah atau nominal. Untuk merealisasikannya, pemerintah dan bank sentral negara tersebut sedang berupaya untuk menyelesaikan RUU kripto sebagai “mata uang analog” ketimbang aset keuangan digital. Jika tidak ada aral melintang, RUU ini ditargetkan selesai sebelum 18 Februari 2022.

Jika rencana besar tersebut berhasil diselesaikan, maka Rusia akan menambah daftar negara yang mengakui Bitcoin sebagai mata uang selain El Salvador. Tentunya, hal ini akan menjadi momen yang bersejarah untuk dunia kripto.

Bursa sekuritas berbasis blockchain pertama disetujui di AS

Securities and Exchange Commission (SEC) AS telah memberikan lampu hijau kepada Boston Security Token Exchange (BSTX) untuk meluncurkan bursa sekuritas berbasis blockchain pertama di negara tersebut.

Perwakilan BSTX mengatakan akan menawarkan solusi yang lebih cepat untuk mengamankan data pasar dan memberi perusahaan dengan pendanaan tahap awal akses ke likuiditas. Bursa akan berfungsi sebagai pasar pencatatan bagi perusahaan dan penerbit produk yang diperdagangkan di bursa yang memenuhi syarat.

Selain beroperasi di sistem blockchain, salah satu perbedaan utama BSTX dari bursa tradisional (seperti bursa saham New York) adalah bahwa BSTX akan menawarkan penyelesaian pembayaran pada hari yang sama atau hari berikutnya (same-day or next-day pay settlements).

Laris manis, ASIX – NFT Anang Hermansyah, diborong artis tanah air

Demam NFT makin terus terasa di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Baru-baru ini,  ASIX – token NFT besutan musisi sekaligus mantan politikus Anang Hermansyah kembali menyita perhatian publik. Deretan artis tanah air pun beramai-ramai membeli token yang pertama kali diluncurkan 28 Januari yang lalu ini. Mulai dari Judika, Kevin Aprilio, Indra Bekti, Titi Kamal, hingga Ariel Noah pun dikabarkan telah membeli token ASIX dengan nominal ratusan bahkan miliaran rupiah.

Menurut Anang, peluncuran ASIX token ini juga ditujukan untuk mengundang investor aset kripto untuk membangun beberapa proyek besar di antaranya adalah P2E (Play-to-earn) Games, NFT Marketplace dan Nusantara Land Metaverse.

Jepang rencanakan perubahan regulasi untuk mempermudah aturan trading aset kripto.

Japan’s Virtual and Crypto assets Exchange Association (JVCEA), lembaga yang mengatur pasar aset kripto di Jepang, tengah mempertimbangkan cara untuk memudahkan listing token digital. Pasalnya, aturan yang berlaku saat ini dianggap mempersulit perusahaan exhange kripto untuk bersaing di pasar dikarenakan proses persetujuan daftar koin atau token yang boleh ditransaksikan (coin listing).

Dengan peraturan dan proses yang berlaku saat ini, diperlukan lebih dari enam bulan untuk melakukan proses screening dan persetujuan satu koin. Akibatnya, perusahaan seperti Coinbase, yang mulai beroperasi di Jepang pada bulan Agustus lalu, hanya dapat menawarkan lima koin, jauh lebih sedikti dibandingkan dengan jumlah koin yang mereka tawarkan di Amerika Serikat, yakni 100 koin lebih..

Analisis harga Bitcoin

Bitcoin telah berhasil menembus resistance di atas US$40,000.

Level resistance bitcoin selanjutnya ada di angka US$45,500 (sekitar Rp 653 juta). Angka ini menjadi level support pada rentang konsolidasi US$45,000-US$52,000 (sekitar Rp 646 juta – Rp 747 juta). Rentang ini juga merupakan rentang konsolidasi yang sama di bulan Desember lalu.


Level resistance ini telah diuji satu kali pada hari Selasa lalu. Jika BTC berhasil menembus US$45,500 (Rp 653 juta), maka US$52,000 (Rp 747 juta) akan menjadi level resistance kunci selanjutnya. Jika bergerak ke bawah, US$40,000 menjadi level support penting yang perlu diperhatikan dalam beberapa hari ke depan.

Isi artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi dan bukan saran atau rekomendasi ataupun ajakan investasi. Luno selalu menyarankan Anda untuk mendapatkan nasihat keuangan oleh Anda dan untuk Anda sendiri sebelum berinvestasi atau trading cryptocurrency.

Did you find this useful?
2
0