Dari mana Cardano berasal?

Dari mana Cardano berasal

Cardano diciptakan oleh Charles Hoskinson dan Jeremy Wood. Kedua orang ini berperan penting dalam tahap awal pembuatan Ethereum. Ketika sedang menggarap Ethereum, Hoskinson menyadari kebutuhan akan suatu jaringan yang lebih efisien dan skalabilitas yang lebih baik dari jaringan yang sedang ia kerjakan.

Setelah keluar dari Ethereum di tahun 2014, Hoskinson mengajak Wood bergabung untuk menggarap ide barunya. Hoskinson dan Wood kemudian mulai menggarap Cardano di tahun 2015, lalu meluncurkannya sebagai alternatif Ethereum pada tahun 2017. Tujuannya adalah untuk menjamin bahwa Cardano berdasar pada akurasi akademis dan riset ilmiah.

Mereka mengembangkan mekanisme konsensus atau cara validasi transaksi yang cukup unik, dan dikenal sebagai ‘proof-of-stake’. Mereka juga meyakini bahwa mekanisme ini lebih hemat energi dibandingkan mekanisme ‘proof-of-work’ yang digunakan oleh Ethereum dan Bitcoin pada saat itu.

Hoskinson dan Wood tidak mengendalikan jaringan, maupun pengembangan jaringan Cardano. Karena sifat jaringannya yang terdesentralisasi, maka verifikasi transaksi dilakukan oleh pihak ketiga yang anonim. Selain itu, Pengembangan jaringan Cardano juga dikelola oleh tiga lembaga independen, yaitu Cardano Foundation, Input Output Hong Kong (IOHK), dan EMURGO.

  • Cardano Foundation adalah lembaga non-profit yang mengawasi pengembangan blockchain dan ekosistem Cardano
  • IOHK adalah perusahaan engineering dan riset yang mengawasi pengembangan Cardano
  • EMURGO adalah perusahaan teknologi blockchain yang bertanggung jawab untuk mempromosikan adopsi Cardano.

Apakah artikel ini membantu?

0
0