Kemendag & Kemenkeu Sarankan Investor Kripto Gunakan PFAK Terdaftar

Kemendag & Kemenkeu Sarankan Investor Kripto Gunakan PFAK Terdaftar

Tepat hari Minggu lalu tanggal 22 Mei, komunitas kripto merayakan Hari Pizza Bitcoin yang sekaligus menandakan ulang tahun ke 12 dari transaksi Bitcoin pertama. Laszlo Hanyecz membeli dua pizza Papa John menggunakan 10,000 bitcoin, suatu peristiwa yang patut diperingati karena jika kita konversikan, nilai pizza tersebut kini telah naik jadi ratusan juta dolar berdasarkan harga bitcoin sekarang.

Di sisi lain, pasar kripto masih belum bergerak dari harga minggu lalu, dan masih belum bisa menembus ke atas US$30,000 (sekitar Rp439 juta). Berita serupa juga terjadi pada aset kripto lain, termasuk Ethereum. Pasar kripto kembali bergerak beriringan dengan pasar ekuitas tradisional, dimana peristiwa global masih terus membawa ketidakpastian bagi investor.

Dalam situasi pasar yang seperti ini, mudah sekali untuk melupakan nilai jangka panjang dan perbedaan penting yang bisa dilakukan oleh teknologi kripto untuk bagian-bagian dunia yang kesulitan mengakses infrastruktur keuangan modern. Hanyecz berkomentar demikian terkait pembelian pizzanya yang mendunia, “Saya tidak menyesalinya. Menurut saya, adalah hal yang luar biasa bagi saya untuk menjadi bagian sejarah awal Bitcoin dengan cara demikian.” Ini hanyalah awal dari sebuah perubahan besar, sejarah tengah dibuat dan sebagai investor, Anda adalah bagian dari sejarah tersebut.

Kemendag dan Kemenkeu: investasi kripto hanya di PFAK terdaftar

Dilansir dari Kontan — Baru-baru ini, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tirta Karma Senjaya menilai bahwa investor kripto sebaiknya melakukan investasi aset kripto hanya melalui Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) yang terdaftar. Selain karena keamanannya juga diawasi dan dijamin pemerintah, pajak yang dikenakan pun lebih kecil.

“Lebih aman berinvestasi transaksi di pedagang dalam negeri yang terdaftar di Bappebti karena jelas badan hukumnya dan rekeningnya ada di dalam negeri dan menggunakan fiat rupiah,” jelas beliau.

Bonarsius Sipayung — Kepala Sub Direktorat PPM Perdagangan, Jasa, dan Pajak Tidak Langsung Lainnya Kementerian Keuangan juga menuturkan pendapat yang sama.

“Kalau tidak mau diatur, kena tarif lebih tinggi. Kami harus selaras dengan Kemendag, yang ada di sistem kementerian itu kita dukung dengan tarif yang lebih rendah,” jelasnya.

Bank besar asal AS — Goldman Sachs, optimis teknologi blockchain bisa membuat infrastruktur keuangan jadi lebih efisen

Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, David Solomon, Kepala Eksekutif Goldman Sachs menyampaikan pendapatnya tentang teknologi yang mendorong aset kripto — blockchain. Solomon mengatakan dia “sangat percaya bahwa blockchain memberi kita kebebasan yang besar untuk benar-benar mengembangkan infrastruktur.”

Beliau juga menjelaskan bahwa dia memiliki banyak ketertarikan pada teknologi dalam bentuk apa pun – baik itu blockchain atau teknologi lainnya yang belum dikembangkan yang akan membuat pembayaran dan perpindahan dana lebih efisien.

Mantan bos Twitter ungkap, Block — perusahaan barunya punya masa depan yang akan ditentukan oleh Bitcoin

Ditemui dalam sebuah acara virtual bertajuk “Investor Day”, pendiri Block sekaligus mantan CEO Twitter — Jack Dorsey, menjelaskan bahwa Block, perusahaan barunya, harus dilihat sebagai ekosistem yang terdiri dari aset kripto dan layanan streaming musik, yang dilengkapi dengan bisnis pembayaran di dalamnya.

Visi utama perusahaan ini ke depannya adalah untuk mendorong pemberdayaan ekonomi, dengan Bitcoin sebagai pusat dari visi ini. “Kami percaya Bitcoin akan memiliki dampak besar pada layanan keuangan, terutama sebagai alat untuk pemberdayaan ekonomi dan sebagai mata uang global untuk internet,” kata pemimpin keuangan Block Amrita Ahuja selama acara tersebut.

“Kami bukan lagi hanya perusahaan pembayaran,” kata Dorsey selama acara tersebut. “Banyak yang telah berubah sejak hari investor terakhir kami,” yaitu tujuh tahun yang lalu.

Analisis harga

Dalam sepekan terakhir, harga bitcoin masih terikat di dalam rentang trading antara US$29,000 (sekitar Rp424 juta) dan US$30,500 (sekitar Rp446 juta). Support bitcoin kini berada di kisaran US$29,000 (sekitar Rp424 juta) dan tengah dipertukarkan di atas level ini. Area US$29,000 (sekitar Rp424 juta) telah menjadi level support penting pada bulan Juli tahun lalu, dan menjadi level terendah pasar bearish pertengahan tahun lalu. Jika harga terus bergerak turun, maka US$25,000 (sekitar Rp366 juta) – angka terendah di tanggal 12 Mei – akan menjadi level support selanjutnya. Jika terus bergerak ke bawah, maka level support berikutnya adalah di kisaran US$20,000 (sekitar Rp293 juta) – angka tertinggi di tahun 2017.

Jika bergerak ke atas, US$30,500 (sekitar Rp446 juta) telah menjadi area resistance kuat pekan lalu. Jika BTC berhasil menembus resistance, maka US$35,000 (sekitar Rp512 juta) akan menjadi resistance kunci berikutnya. Jika harga terus naik, maka level resistance selanjutnya ada di angka US$38,000 (sekitar Rp556 juta). Level ini telah menjadi area support penting pada fase konsolidasi kuartal 1.

Artikel ini hanya bertujuan untuk memberikan informasi, bukan rekomendasi ataupun ajakan investasi. Luno selalu menyarankan Anda untuk melakukan riset sesuai dengan kebutuhan Anda sebelum berinvestasi atau trading cryptocurrency.

Did you find this useful?
6
0