Mantan bos divisi gaming TikTok dirikan Meta0 untuk integrasi blockchain gaming

Mantan bos divisi gaming TikTok dirikan Meta0 untuk integrasi blockchain gaming

Ada apa?

Jason Fung, mantan kepala divisi gaming Tiktok, baru-baru ini mengumumkan jabatan barunya sebagai CEO dan co-founder Meta0. Perusahaan tersebut akan membantu para developer game, dalam mengintegrasikan blockchain dengan game ciptaan mereka. 

Kenapa?

Dalam sebuah wawancara dengan Blockworks, Fung menyebutkan bahwa, “Saya meninggalkan TikTok, karena saya melihat ada kesempatan menawarkan solusi untuk infrastruktur blockchain gaming yang lebih lengkap” dan hal tersebut adalah “masalah di pasar yang perlu untuk diselesaikan”.

Apa lagi selanjutnya?

Fung juga menambahkan bahwa bear market saat ini “menyediakan sebuah kesempatan yang bagus untuk membangun (Meta0)” dan dirinya tidak akan terganggu dengan volatilitas maupun spekulasi pasar kripto selama mengembangkan Meta0.

Cerita lengkapnya

Meta0 berencana menciptakan API untuk mempermudah integrasi blockchain bagi developer game. API (application programming interface) memiliki peran sebagai penghubung agar sistem komputer yang berbeda-beda bisa saling berinteraksi. Sebagai contoh dalam blockchain gaming, sebuah game perlu berinteraksi dengan blockchain, untuk merekam berbagai aktivitas dalam jaringan blockchain. 

Menurut sebuah riset yang dilakukan oleh DappRadar, sektor blockchain gaming tumbuh sebanyak 2.000% di kuartal pertama 2022 dibandingkan dengan tahun lalu. Kalau Meta0 bisa menciptakan API yang dapat diandalkan oleh para developer blockchain gaming, mereka mungkin bisa menguasai pasar yang tengah berkembang ini. 

Menurut Fung, kuncinya ada di interoperabilitas, atau kemampuan sistem komputer maupun perangkat lunak, untuk bertukar informasi dan saling memanfaatkan informasi yang didapatkan.

“Saat ini kalau Anda lihat developer manapun, ketika mereka mengimplementasikan NFT atau blockchain di game, mereka harus memilih satu blockchain saja. Bisa Polygon, Solana, atau Binance Smart Chain. Tapi bayangkan kalau ada pilihan dengan interoperabilitas yang lebih baik,” ujar Fung dalam sebuah wawancara dengan Reuters.

“Dengan protokol yang kami kembangkan, developer bisa dengan mudah mengembangkan kekuatan game mereka di beberapa jaringan blockchain yang berbeda. Jadi, pengguna juga bisa lebih fleksibel untuk memindahkan NFT mereka antar blockchain.”

Di TikTok, Fung mengerjakan mini-game seperti ByteDance. Game tersebut memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan berbagai dance di TikTok, yang jadi salah satu faktor penting yang mendukung popularitas TikTok makin meroket.

Saat ini, Meta0 masih berada di tahap yang sangat awal, dengan hanya 6 orang tim pendiri saja. Menurut Fung, Meta0 baru saja mendapatkan pendanaan putaran pertama, dan akan mencari pendanaan lain dari investor venture capitalist atau VC, maupun penjualan token. 

Ayo, pelajari lebih banyak tentang kripto di pusat informasi kami.

Did you find this useful?
0
0