Mengenal Apa itu White Paper Crypto?

white paper crypto

White paper adalah sebuah dokumen yang berasal dari pemerintah, individu, atau perusahaan, yang menyajikan argumen untuk sesuatu dalam bentuk produk atau solusi. Dokumen ini sering dianggap sebagai dokumen pemasaran karena kerap digunakan untuk menarik atau membujuk calon pelanggan agar mempelajari lebih lanjut atau membeli suatu produk, layanan, teknologi, atau metodologi tertentu. 

White Paper Sebagai Alat Pemasaran

Dokumen ini dirancang sebagai alat pemasaran sebelum penjualan, bukan panduan pengguna atau dokumen teknis lainnya yang berguna untuk memberi dukungan kepada user setelah melakukan pembelian. 

Dalam praktiknya, kebanyakan white paper dirancang untuk tujuan pemasaran B2B, misalnya antara produsen dan grosir, atau antara grosir dan pengecer. White paper berguna untuk menginformasikan dan membujuk perusahaan lain bahwa penawaran tertentu, seperti produk atau teknologi, lebih unggul untuk memecahkan masalah bisnis tertentu. 

Dalam pemasaran B2B, ada tiga tipe utama white paper, yaitu latar belakang yang menjelaskan fitur teknis dari penawaran tertentu, daftar bernomor yang menyoroti tips atau poin suatu penawaran, dan white paper masalah atau solusi yang memperkenalkan solusi yang lebih baik untuk bisnis umum atau tantangan teknis. 

White paper berbeda dengan materi pemasaran lainnya seperti brosur. Jika brosur dan materi lainnya terlihat mencolok dan mencakup promosi penjualan yang jelas. White paper bertujuan untuk memberikan bukti persuasif dan faktual/teknis bahwa apa yang ada dalam dokumen tersebut merupakan metode yang unggul untuk memecahkan suatu masalah atau tantangan. 

Secara umum, white paper memiliki panjang sekitar 2.500 kata dengan gaya penulisan yang lebih akademis. 

White Paper untuk Crypto

Dalam dunia cryptocurrency juga terdapat istilah white paper. Sejak antusiasme terhadap cryptocurrency sangat tinggi pada 2010, perusahaan kripto dan Initial Coin Offerings sering mengeluarkan white paper untuk menarik pengguna dan investor ke proyek mereka. Sebagian besar dari proyek ini terbukti cacat atau curang, sebagian lain pengecualian. 

Bitcoin hadir setelah seseorang yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto mengeluarkan white paper terkenal secara online pada 2008. White paper Bitcoin menjelaskan teknis transaksi yang akan terjadi di jaringan Bitcoin. Dokumen tersebut juga menjelaskan peran proof-of-work dalam proses penambangan, dan penjelasan rinci lainnya mengenai terobosan teknologi yang luar biasa ini. 

Salah satu contoh penjelasan adalah bahwa versi peer-to-peer murni dari uang elektronik memungkinkan pembayaran online dikirim langsung dari satu pihak ke pihak lain tanpa melalui lembaga keuangan. Tanda tangan digital menjadi bagian dari solusi, tetapi manfaat utamanya hilang jika pihak ketiga masih perlu mencegah pengeluaran ganda. Karena itu, jaringan peer-to-peer menjadi sebuah usulan. 

Perjalanan Bitcoin mengalami pasang surut yang luar biasa, baik dari segi harga maupun perkembangan dan dukungan terhadap aset kripto tersebut. Untuk sebuah ide yang dimulai sebagai makalah penelitian anonim, reputasi dan kapitalisasi pasarnya yang besar sangat mencengangkan. 

Untuk menikmati pencapaian tersebut, Bitcoin melakukan beberapa perubahan dari white paper aslinya. Salah satunya, mengenai sentralisasi penambangan. Popularitas Bitcoin mendorong harganya semakin naik dan membuat penambangan sangat menguntungkan. Meskipun jaringannya terdesentralisasi, segelintir orang yang memiliki cukup uang untuk membangun fasilitas penambangan besar akan mendapatkan kekuatan Bitcoin.

Selain itu, ada beberapa bagian lainnya yang mengalami perkembangan, misalnya penerimaan insentif, ukuran blockchain, privasi, kecepatan dan biaya transaksi kripto. Intinya, white paper crypto berguna dalam industri kripto agar investor dapat menganalisis aset kripto secara fundamental.

Did you find this useful?
0
0