Mengupas Tuntas Masalah Keuangan: Bentuk dan Tips Mengatasinya

Mengupas Tuntas Masalah Keuangan: Bentuk dan Tips Mengatasinya

Permasalahan keuangan dihadapi oleh siapa saja, baik individu maupun organisasi. Jika dibiarkan berlarut-larut, dampak permasalahan ini akan semakin membesar dan bahkan bisa menyebabkan kebangkrutan (bankruptcy). Ada beberapa cara mengatasi masalah keuangan yang bisa Anda terapkan untuk menghindari kemungkinan terburuk.

Apa Itu Permasalahan Keuangan?

Permasalahan keuangan merupakan sebuah situasi di mana individu maupun organisasi tidak memiliki kemampuan untuk membayar kewajiban finansialnya (expenses) karena pemasukan yang tidak mencukupi pengeluaran tersebut. Akibatnya, terjadi defisit dalam neraca keuangan (balance sheet) individu maupun organisasi.

Baca juga: Cara Mengatasi dan Meminimalisasi Defisit Anggaran

Beberapa faktor dapat berkontribusi terhadap munculnya isu finansial, seperti:

  • Kenaikan biaya tetap yang melebihi pemasukan.
  • Penurunan pendapatan.
  • Kepemilikan aset tidak likuid dalam jumlah yang cukup besar.
  • Krisis ekonomi yang berkepanjangan.
  • Desain anggaran (budget) yang kurang baik.

Ada berbagai macam isu keuangan yang dapat terjadi. Berikut ini adalah beberapa bentuk permasalahan finansial berdasarkan entitas yang mengalaminya:

1. Individu

Dampak permasalahan keuangan pada individu memang tergolong ke dalam skala yang kecil, tetapi jika terjadi pada banyak orang sekaligus, produktivitas ekonomi nasional akan menurun. Beberapa bentuk permasalahannya adalah tidak ada pemasukan karena terkena PHK, menopang biaya hidup orang tua dan keluarga sendiri (sandwich generation), dan gaya hidup yang melampaui pemasukan.

Baca juga: Cara Menghemat Uang Setiap Hari dengan Benar

2. Organisasi atau Perusahaan

Ketika perusahaan mengalami permasalahan finansial, produktivitasnya akan berkurang dan kemungkinan terjadinya PHK menjadi lebih besar. Permasalahan ini bisa muncul dalam berbagai bentuk seperti metode pembukuan yang tidak efektif sehingga risiko salah catat meningkat dan inventori perusahaan tidak terencana dengan baik sehingga distribusi terganggu.

3. Negara

Negara pun dapat mengalami permasalahan finansial. Apabila tidak ditangani dengan baik, dampaknya sangat besar, seperti kelumpuhan perekonomian. Contoh-contoh masalah finansial yang bisa saja dihadapi pemerintah adalah jatuhnya nilai tukar rupiah dengan mata uang asing, utang negara yang terlalu besar pada sektor konsumtif, dan tingkat korupsi yang tinggi. 

Baca juga: Apa itu Resesi Ekonomi? Kenali Penyebab dan Dampaknya

5 Tips Mengatasi Masalah Keuangan

Jika Anda atau perusahaan menghadapi permasalahan finansial, ada baiknya menerapkan langkah-langkah di bawah ini:

1. Menemukan penyebab masalah

Anda harus dengan segera mengidentifikasi neraca keuangan atau segala aktivitas transaksi untuk menemukan penyebab masalah finansial Anda. Digitalisasi memudahkan kita untuk melakukan kegiatan ini karena semua catatan bisa dengan mudah dilihat kembali. 

2. Mengurangi pengeluaran non-produktif

Ada pengeluaran yang akan menghasilkan Anda uang, seperti pengeluaran untuk pekerjaan atau kebutuhan kantor, dan ada pengeluaran yang sifatnya murni konsumtif. Jika mengalami permasalahan keuangan, Anda harus merelakan pengurangan dana untuk membiayai konsumsi, terutama yang sifatnya tidak darurat.

3. Membuat rancangan keuangan

Hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah membuat rancangan keuangan untuk memastikan bahwa Anda tidak akan over-budget. Perlu diingat bahwa rancangan keuangan harus dibuat serealistis mungkin. Semua kebutuhan harus dapat terpenuhi setelah mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya non-produktif dan tidak perlu.

Baca juga: Cara Membuat Rencana Keuangan Pribadi dengan Efektif

4. Menambah pemasukan

Jika kebutuhan pokok yang paling mendasar sekalipun tidak terpenuhi, tandanya adalah pemasukan Anda tidak mampu menopang kehidupan. Ini adalah saat yang tepat untuk menambah pemasukan. Karyawan yang sudah bekerja lama bisa melakukan negosiasi kenaikan gaji dengan perusahaan. Jika Anda memiliki keterampilan tertentu, Anda dapat memonetisasinya sebagai pemasukan tambahan.

Baca juga: Apa Itu Passive Income? Penjelasan dan Cara Mendapatkannya

5. Melakukan evaluasi rutin

Tips mengatasi masalah keuangan ini sering kali dilupakan setelah empat langkah di atas diterapkan. Padahal, rancangan keuangan sifatnya sangat dinamis. Anda harus rutin memeriksa efektivitasnya dan melakukan revisi jika Anda menemukan ada bagian-bagian dari rancangan yang tidak efektif.

Masalah keuangan bukan hal yang tabu untuk dibicarakan karena banyak orang yang juga mengalaminya, bahkan entitas besar seperti sebuah negara. Terapkan tips mengatasi permasalahan finansial tersebut dan Anda bisa melepaskan diri dari jeratannya.

Apakah artikel ini membantu?

0
0