Pajak Aset Kripto Berlaku 1 Mei, Ini Dampaknya bagi Anda

Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 68/PMK.03/2022, pemerintah telah menerbitkan aturan baru mengenai pajak atas transaksi aset kripto. Terdapat dua jenis pajak yang akan dikenai pada transaksi aset kripto, yakni pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh). Merujuk pada Peraturan Menteri ini, penetapan dan ketentuan pajak ini secara efektif mulai berlaku 1 Mei 2022.

Jenis pajak dan transaksi aset kripto yang berlaku

Seperti yang kami telah informasikan, bahwa transaksi aset kripto penduduk Indonesia akan dikenakan pajak pertambahan nilai dan pajak penghasilan. Adapun besaran persentase pajak yang pemerintah telah tetapkan adalah

  • 0.11% Pajak Pertambahan Nilai untuk transaksi beli aset kripto
  • 0.1% Pajak Penghasilan untuk transaksi jual aset kripto

Apa dampaknya bagi pelanggan Luno?

Kami selalu berupaya untuk memberikan layanan yang mudah dan praktis bagi pelanggan kami. Termasuk dalam proses pemotongan pajak atas transaksi kripto Anda di aplikasi Luno.

Perubahan Biaya untuk Transaksi Dompet

Untuk membantu Anda mentaati peraturan pajak ini, pemotongan pajak atas transaksi aset kripto Anda akan kami bebankan di dalam biaya admin sebesar 1.1%. Besaran biaya tersebut sudah mencakup potongan pajak yang harus Anda bayarkan (berlaku untuk transaksi jual dan beli) serta biaya admin fitur Dompet di aplikasi Luno.

Misalnya Anda ingin membeli ETH Ethereum (ETH) senilai Rp100.000 menggunakan saldo di rupiah di aplikasi Luno Anda. Biaya admin sebesar Rp1.100 (Rp100.000 x 1.1%) akan dipotong dari saldo rupiah Anda di mana biaya ini mencakup biaya admin transaksi di Luno dan pajak yang dikenakan atas transaksi beli Ethereum Anda. Oleh sebab itu, Anda harus memiliki saldo rupiah di Dompet Luno Anda sekurang-kurangnya Rp101.100.

Contoh skema pajak kripto yang dibeli dengan rupiah (kripto-fiat)

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut contoh berapa jumlah pajak yang harus Anda bayar apabila Anda membeli atau menjual aset kripto:

  • Membeli aset kripto menggunakan rupiah

Anda bermaksud untuk membeli Etherum (ETH) dengan uang Rp1.000.000. Maka Anda akan dikenai Pajak Pertambahan Nilai sebesar 0.11% dari total transaksi tersebut. Perhitungannya adalah sebagai berikut;

PPN = 0.11% x Rp1.000.000 = Rp1.100

Jenis pajak tersebut (PPN) dikenakan atas transaksi beli Anda karena saat Anda membeli aset kripto maka aset atau nilai yang Anda miliki bertambah, dalam hal ini berupa aset kripto.

  • Menjual aset kripto ke rupiah 

Anda bermaksud untuk menjual Etherum (ETH) senilai Rp1.000.000. Maka Anda akan dikenai Pajak Penghasilan dengan potongan pajak sebesar 0.1% dari total transaksi tersebut.

PPh = 0.1% x Rp1.000.000 = Rp1.000

Jenis pajak tersebut (PPh) dikenakan atas transaksi jual Anda karena saat Anda menjuali aset kripto, Anda mandapat sejumlah uang dari hasil transaksi jual Anda.

Perubahan biaya kirim aset kripto

Di samping itu, biaya kirim aset kripto antar dompet atau exchange (on-chain) juga dikenakan PPN sebesar 0.11%. Namun, transaksi antarsesama pelanggan Luno (off-chain) tidak dikenakan biaya.

Fitur trade kripto-kripto dinonaktifkan

Selain perubahan biaya transaksi di fitur Dompet, trading pairs aset kripto dengan aset kripto baik di fitur Dompet maupun Exchange juga kami nonaktifkan mulai tanggal 29 April 2022 demi kenyamanan pelanggan kami dan mengikuti Peraturan Menteri Keuangan no. 68 tahun 2022. Anda masih dapat melakukan aktivitas jual beli aset kripto di aplikasi Luno menggunakan fiat (rupiah). Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Pertanyaan umum

Ketentuan atau peraturan mana yang mengatur pajak Atas Transaksi aset kripto?

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 68/PMK.03/2022. Silakan unduh dokumen PMK melalui tautan ini.

Kapan peraturan pajak ini akan mulai berlaku?

Pengenaan pajak beserta serangkaian peraturan pajak aset kripto ini mulai berlaku 1 Mei 2022.

Apa dampak peraturan pajak ini bagi pelanggan Luno?

Transaksi beli aset kripto dengan rupiah di aplikasi Luno akan langsung dipotong pajak pertambahan nilai (PPN) sesuai dengan tarif yang berlaku, sehingga jumlah aset kripto yang masuk ke Dompet (Wallet) kripto Anda Net setelah dipotong pajak.

Transaksi jual aset kripto dengan rupiah di aplikasi Luno akan langsung dipotong pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan tarif yang berlaku, sehingga jumlah rupiah yang masuk ke Dompet (Wallet) IDR Anda Net setelah dipotong pajak.

Pajak di atas kami masukkan ke dalam biaya admin transaksi di aplikasi Luno. Untuk melihat rincian perubahan biaya tersebut, Anda dapat mengunjungi laman Biaya dan Limit kami melalui tautan ini.

Dengan peraturan baru ini, keberadaan aset kripto di Indonesia semakin diakui dan mendapatkan dukungan positif dari pemerintah. Sebagai warga negara yang baik, tentunya Anda harus taat pajak termasuk pajak atas transaksi aset kripto Anda. Sampaikan pertanyaan atau komentar Anda di media sosial kami atau hubungi kami melalui email support@luno.com apabila Anda memerlukan bantuan terkait pajak kripto di aplikasi Luno atau pun pertanyaan lainnya.

Did you find this useful?
35
5