Pengertian dan Arti Reversal dalam Dunia Trading

Pengertian dan Arti Reversal dalam Dunia Trading

Apa arti reversal dalam trading? Reversal merupakan istilah yang menunjukkan perubahan harga sebuah aset. Perubahan atau pembalikan harga bisa terjadi ke arah positif atau negatif. Apabila tren mengalami kenaikan, reversal akan mengarah ke sisi bawah. Sebaliknya, jika tren turun, maka reversal akan mengarah ke atas. Reversal bisa terjadi dalam setiap time-frame trading, tergantung yang digunakan oleh trader.

Secara umum, reversal terbagi menjadi dua yakni downside dan upside. Ketika harga aset mengalami kenaikan, maka reversal yang terjadi adalah downside yakni jatuhnya harga secara tiba-tiba. Sementara ketika harga turun, reversal yang terjadi adalah upside yang disebabkan oleh harga yang meningkat drastis. Pola semacam ini tidak dilihat dari satu atau dua candlestick saja tapi harus berdasarkan pada keseluruhan harga.

Bagaimana Trader Memanfaatkan Reversal?

Reversal sering terjadi dalam trading intraday dan biasanya berlangsung cepat. Tapi bisa juga terjadi selama berhari-hari, berminggu-minggu bahkan sampai bertahun-tahun. Reversal pada time-frame yang berbeda, cocok untuk trader yang berbeda pula.

Reversal intraday pada grafik dengan time-frame 5 menit bukan masalah bagi investor jangka panjang yang menunggu reversal pada grafik harian atau mingguan. Tapi reversal 5 menit bisa sangat berguna dan memberi keuntungan bagi trader harian.

Tren dan reversal bisa diidentifikasi berdasarkan pergerakan harga saja seperti yang dijelaskan di atas. Tapi, ada trader yang lebih suka menggunakan indikator. Moving average atau rata-rata bergerak bisa membantu dalam melihat tren dan reversal. Jika harga berada di atas rata-rata pergerakan, maka artinya tren sedang mengalami kenaikan. Sebaliknya, apabila harga turun di bawah moving average, maka kemungkinan akan terjadi reversal.

Trendlines atau garis tren juga dapat dimanfaatkan untuk melihat reversal. Karena tren naik membuat posisi terendah menjadi lebih tinggi, maka garis tren bisa ditarik di sepanjang posisi terendah yang lebih tinggi itu. Kalau harganya turun di bawah garis tren, mungkin reversal akan terjadi.

Jika reversal mudah diketahui dan bisa dibedakan dengan mudah dari noise dan pullback, maka trading akan mudah dilakukan. Nyatanya tidak semudah itu. Baik ketika Anda menggunakan aksi harga atau indikator, akan banyak sinyal palsu yang muncul. Kadang reversal yang ditunggu ternyata hanya retracement (reversal singkat) sehingga trader tidak sempat bertindak cepat untuk meminimalisasi kerugian.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Reversal untuk Trading

Reversal merupakan fakta di pasar keuangan baik itu trading saham, cryptocurrency maupun forex. Pada beberapa titik, harga memang akan selalu berbalik dan mengalami downside dan upside reversal secara bergantian dari waktu ke waktu. Namun jika Anda mengabaikan reversal, Anda mungkin harus menghadapi risiko yang lebih besar dari yang sudah Anda antisipasi sebelumnya.

Misalnya saja Anda percaya bahwa aset kripto A yang naik dari harga Rp10.000.000 ke Rp15.000.000 per koinnya akan naik lagi menjadi lebih tinggi. Trennya memang naik, tapi sekarang harga aset kriptonya yang turun menjadi Rp10.000.000, kemudian turun lagi menjadi Rp5.000.000 dan sekarang jadi Rp2.000.000. Tanda-tanda reversal mungkin sudah terlihat jauh sebelum harganya mencapai Rp2.000.000 atau bahkan sebelum mencapai Rp5.000.000.

Dengan memerhatikan reversal, Anda bisa mengunci keuntungan dan menghindarkan diri dari posisi akhir yang menyebabkan kerugian.Dengan mengetahui arti reversal dalam trading, Anda bisa melakukan langkah yang lebih baik untuk memaksimalkan keuntungan. Selamat mencoba!

Did you find this useful?
0
0