Pengusaha kondang ini sebut BTC adalah ‘bekal’ pensiun

Pengusaha kondang ini sebut BTC adalah 'bekal' pensiun

Data Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat yang baru akan dirilis Kamis (13/10). Sepertinya, ini berpotensi memicu volatilitas di pasar kripto. Walaupun belum dapat ditebak ke mana arah pergerakan harga BTC. 

Uni Eropa menyetujui kerangka hukum yang mengatur regulasi pasar aset digital, dan bank sentral India akan luncurkan proyek Rupee Digital. Ikuti berita menarik lainnya dari dunia kripto sepekan ini yang telah kami rangkum.

Bisa jadi aset untuk pensiun, pengusaha ini sarankan investor borong Bitcoin

Robert Kiyosaki, seorang pengusaha asal Amerika Serikat berkata bahwa Bitcoin dapat menjadi pilihan sebagai aset di masa pensiun. Dalam cuitannya di Twitter, pengusaha tersebut menyarankan para pengikutnya untuk berinvestasi di Bitcoin sebagai aset masa depan serta untuk menghadapi masa inflasi dan resesi yang mungkin terjadi.

SWIFT luncurkan blueprint jaringan mata uang digital bank sentral (CBDC) 

Perusahaan sistem pengiriman uang SWIFT, telah mengeluarkan cetak biru atau blueprint jaringan mata uang digital bank sentral (CBDC) global. Uji coba untuk penggunaan CBDC secara internasional akan dilakukan di bank sentral Prancis dan Jerman. Menurut CBDC tracker dari Atlantic Council, 105 negara yang mewakili 95% PDB global tengah menjajaki potensi CBDC.

Uni Eropa Setujui kerangka hukum MiCA

Menurut laporan CoinDesk, Uni Eropa telah menyetujui kerangka hukum MiCA (Markets in Crypto Asset Regulation), yang mengatur regulasi pasar aset digital. Menurut Stefan Berger, regulator utama dalam negosiasi aturan itu, MiCA akan menjamin harmonisasi pasar dan menjamin industri yang adil bagi penyedia layanan, serta standar perlindungan konsumen yang tinggi.

Rencana India luncurkan proyek perdana Rupee digital 

Bank sentral India, Reserve Bank of India (RBI), berencana meluncurkan proyek perdana rupee digital. Hasil dari proyek uji coba ini akan dimasukkan ke dalam rancangan akhir. Rupee digital ini bertujuan untuk melengkapi dan bukan menggantikan Rupee fisik, sehingga pengguna memiliki cara pembayaran lain.

Brasil pecahkan rekor jumlah perusahaan dengan kepemilikan kripto

Berdasarkan laporan terbaru Otoritas Pajak Brasil (RFB), Brasil memegang rekor tertinggi jumlah perusahaan dengan kepemilikan kripto di bulan Agustus. Pada bulan Agustus, ada 12.000 perusahaan yang memegang kepemilikan kripto, naik dari bulan Juli yang sebanyak 11.360 perusahaan.

Analisis harga

Bitcoin sejauh ini masih belum bisa menembus level US$20.000 (sekitar Rp304 juta). Pada bulan September tercatat adanya resistance kuat di angka US$20.000. Level resistance tersebut masih belum berhasil ditembus, sehingga harga kembali ke rentangan support.

Trader perlu memperhatikan support di area US$18.000-US$19.000 (sekitar Rp276 juta – Rp291 juta). Karena jika harga breakout ke bawah level ini, maka hal ini akan menjadi sinyal teknikal bearish yang jelas. Perlu diperhatikan juga bahwa terdapat tren mikro, di mana harga terendah terus naik di tengah rentangan yang sempit ini. Setelah mencatatkan harga terendah di bulan September, harga terendah ini berangsur naik. Dan hal ini merupakan sinyal tren yang positif.

Data CPI (Indeks Harga Konsumen) Amerika Serikat yang baru yang dirilis Kamis ini berpotensi memicu volatilitas di pasar. Bitcoin kemungkinan akan menguji rentangan harga saat ini. Trader yang lebih berpengalaman bisa mengeksplor pilihan strategi, salah satunya dengan memerhatikan kemungkinan naiknya volatilitas usai pengumuman data CPI di hari Kamis. Terdapat kemungkinan bahwa akan terjadi lonjakan volatilitas, namun arah pergerakan harga BTC masih belum bisa terprediksi.

Artikel ini hanya bertujuan untuk memberikan informasi, bukan rekomendasi ataupun ajakan investasi. Luno selalu menyarankan Anda untuk melakukan riset sesuai dengan kebutuhan Anda sebelum berinvestasi atau trading cryptocurrency.

Did you find this useful?

114
5