Berita Kripto: Bitcoin Bangkit Ungguli Emas di Tengah Isu Geopolitik

Bitcoin Bangkit Ungguli Emas di Tengah Isu Geopolitik

Pasar kripto kembali bergairah di awal pekan walaupun konflik Rusia – Ukraina masih memanas. Kenaikan nilai seluruh aset kripto tercatat mencapai US$2 miliar (sekitar Rp28.000 triliun). Harga Bitcoin kini bergerak cukup stabil, di kisaran US$43.000 (sekitar Rp617 juta) pada hari Selasa (2/3). Sebelumnya, Bitcoin mengalami kenaikan sebesar 15%, hanya dalam beberapa jam pada hari Senin (1/3). 

Kenaikan Bitcoin di hari Senin tersebut menandai kenaikan harian terbesar Bitcoin dalam setahun terakhir. Peristiwa ini juga menandai pemulihan besar bagi bitcoin, setelah sempat jatuh ke bawah US$35.000 (sekitar Rp502 juta) seminggu yang lalu.

Apa yang membuat kripto kembali bangkit di tengah krisis Ukraina dan Rusia?

Indeks Fear & Greed yang mengukur ketakutan dan keberanian pelaku pasar kripto, naik dari wilayah “ketakutan ekstrem” ke level netral. Pertukaran Bitcoin di Rusia dan Ukraina melonjak ke level tertingginya dalam beberapa hari terakhir.

Bitcoin tampaknya semakin dipandang seperti emas saat ini. Meskipun terpantau menurun 8% tahun ini, tetapi Bitcoin masih menggunguli emas yang naik 6% tahun ini. Emas sering dianggap sebagai aset lindung nilai yang aman (safe haven) di pasar keuangan tradisional ketika terjadi gejolak geopolitik. Bagi orang Ukraina yang takut akan runtuhnya seluruh sistem keuangan mereka, Bitcoin tampaknya juga dianggap sebagai opsi aset yang menarik.

OJK beri lampu hijau untuk jual beli kripto, yang penting ada izin!

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, mengimbau para pengguna kripto agar waspada dalam bertransaksi kripto. Ia menegaskan bahwa OJK tidak melarang jual-beli kripto, selama legal dan patuh pada regulasi. Jika ada platform kripto yang melakukan transaksi tanpa izin, maka akan ada sanksi hukum bagi yang melanggar.

Sebagai info tambahan, saat ini, Bitcoin memiliki status legal sebagai aset komoditas di Indonesia dan secara resmi diregulasi dan diatur oleh Bappebti di bawah Kementerian Perdagangan.

Uni Emirat Arab buka jalan untuk kripto

Menurut laporan dari petugas yang tidak ingin disebutkan namanya, Uni Emirat Arab akan mulai mengeluarkan izin federal bagi penyedia layanan aset virtual (VASP / virtual asset service provider).

Youtube siapkan rencana NFT untuk para kreator

YouTube mengungkapkan kemungkinan untuk memasukkan fitur NFT bagi para kreator kontennya sebagai upaya mengembangkan ekosistemnya.

Analisis harga Bitcoin

Bitcoin telah menguji level support US$40.000 (sekitar Rp574 juta) sepanjang akhir pekan lalu, disusul dengan breakout kemarin. Seperti rally harga di awal Februari, Bitcoin mengalami resistance di angka US$44.000 (sekitar Rp632 juta). Angka ini menjadi level resistance penting. Bitcoin masih belum berhasil menembus resistance US$44.000 (sekitar RP632 juta), sejak aksi jual bulan Januari.

Jika Bitcoin berhasil menembus resistance US$44.000 (sekitar Rp632 juta), maka resistance yang perlu diperhatikan berikutnya ada di kisaran US$47.000 (sekitar Rp675 juta). Di level support, angka resistance US$40.000 kini telah berbalik menjadi support. Jika bergerak ke bawah, maka support selanjutnya ada di rentangan US$36.000-US$38.000 (sekitar Rp517 juta-Rp545 juta).

Isi artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi dan bukan saran atau rekomendasi ataupun ajakan investasi. Luno selalu menyarankan Anda untuk mendapatkan nasihat keuangan oleh Anda dan untuk Anda sendiri sebelum berinvestasi atau trading cryptocurrency.

Did you find this useful?
6
1