El Salvador Akui Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran yang Standar

El Salvador Akui Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran yang Standar

El Salvador belum lama ini menjadi negara pertama yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran standar yang sah. Pengambilan kebijakan negara El Salvador yang berlaku sejak September 2021 lalu ini (saat peraturan perundangan resmi disahkan) membuat masyarakat setempat dapat membayar pajak juga membeli barang dan jasa dengan menggunakan Bitcoin. 

Tak hanya itu, peraturan perundangan tersebut juga menetapkan bahwa pedagang retail atau barang ecer harus turut menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran. Bersama dengan mata uang Fiat, langkah ini menempatkan Bitcoin yang merupakan mata uang elektronik terkemuka di dunia sebagai standar transaksi di negara tersebut. 

Asal Mula Munculnya Ide standar Bitcoin di El Salvador

Tak berbeda dengan standar emas atau sistem mata uang Fiat, Bitcoin standard merupakan usulan sistem moneter yang hanya sekadar teori. Hingga akhirnya El Salvador mengeluarkan peraturan perundangan yang menerima Bitcoin sebagai mata uang yang legal. 

Bitcoin standard berterima kasih kepada Satoshi sebagai pencetus Bitcoin. Konsep ini sebenarnya mulai populer pada tahun 2018 oleh seorang Asisten Profesor Ekonomi di Lebanese American University bernama Dr Saifedean Ammous. Melalui Bukunya yang berjudul The Bitcoin, Dr Ammous menjelaskan tentang sistem bank sentral dan sistem moneter Fiat yang lemah dan tidak efisien. 

Tentunya, alasannya tidak lain supaya pemerintah setempat bisa mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang legal dan sah di El Salvador.

Apa itu Bitcoin Standard?

Bitcoin standard merupakan suatu alternatif yang terdesentralisasi untuk bank sentral di mana Bitcoin dapat digunakan sebagai alat transaksi sehari-hari dan menjadi mata uang alternatif. Jadi, ini lebih mengarah pada peralihan dari sistem mata uang Fiat tradisional ke sistem penerimaan Bitcoin menjadi mata uang standar.  

Dengan demikian, Anda dapat membayar pajak, mengajukan pinjaman rumah, mendapatkan gaji atau upah dalam bentuk Bitcoin. Menariknya, sejak memutuskan untuk meninggalkan El Salvador, pemimpin negara seperti Meksiko, Argentina, Paraguay, Brasil, dan Panama berencana mengikuti konsep ini. Peralihan ini kemudian dikenal dengan ‘Efek El Salvador Bitcoin’.

El Salvador memang telah lama akrab dengan aktivitas Bitcoin. Kota Pantai El Zonte yang menjadi bagian dari proyek Bitcoin Beach misalnya, telah menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran di beberapa sektor bisnis. Presiden El Salvador, Nayib Bukele telah mengamati kondisi ini dan menjadikannya inspirasi untuk mengusulkan undang-undang Bitcoin.

Bukele mengatakan bahwa Bitcoin akan menciptakan pekerjaan baru dan membantu memberikan peningkatan keuangan kepada banyak orang di luar sektor ekonomi formal. Bitcoin juga menjadi jawaban atas masalah pengiriman uang yang tinggi dari warga negara El Salvador yang tinggal di luar negeri. 

Cara Kerja El Salvador Bitcoin

Pemerintah El Salvador akan menjamin konvertibilitas Bitcoin menjadi dolar untuk transaksi apa pun. Mereka menggunakan kebijakan $150 juta yang dibuat oleh bank pengembangan Bandesal El Salvador.

Seorang ekonom dan sejarawan George Selgin mencatat bahwa klausa tertentu dalam undang-undang bersifat memaksa terhadap para pedagang dan pemilik usaha di El Salvador untuk menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran.

Tak heran jika beberapa pihak menyerukan masalah seputar volatilitas Bitcoin. Hal ini memang menjadi perhatian penuh beberapa pengamat ekonomi. Bersama dengan sistem yang berlaku, kebijakan tersebut akan memberikan bukti secara real-time dalam beberapa bulan dan tahun mendatang.

Langkah El Salvador menjadikan Bitcoin sebagai mata uang alternatif yang sah untuk pembayaran menjadi lompatan yang cukup berani untuk dilakukan. Tentunya, ini menjadi suatu hal yang sangat menarik untuk diikuti.

Did you find this useful?
0
0