Faktor yang Memengaruhi Harga Bitcoin Saat Ini dari Makroekonomi

Faktor yang Mempengaruhi Harga Bitcoin Saat Ini dari Makroekonomi

Harga Bitcoin pada dasarnya secara langsung dipengaruhi penawaran dan permintaan aset digital ini sendiri. Permintaan Bitcoin dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya makroekonomi. Artikel ini akan membahas mengenai pengaruh dari ekonomi makro atau makroekonomi terhadap Bitcoin (BTC) untuk membantu menambah wawasan Anda lebih jauh mengenai dunia aset kripto.

Hubungan Bitcoin dan Peristiwa Global

Peristiwa-peristiwa yang mempengaruhi ekonomi di tingkat domestik dan internasional akan berdampak pada kebutuhan orang untuk membeli atau memiliki aset kripto. Fenomena ini dikenal sebagai HODL, sebuah istilah yang berasal dari kesalahan ejaan “hold” dalam bahasa Inggris (arti: “menahan”). HODL digunakan dalam membeli dan menahan Bitcoin dan aset kripto lainnya. Di antara investor kripto, HODL juga biasanya berarti “hold on for dear life” dalam bahasa Inggris (arti: memegang sesuatu dengan sangat erat, seolah-olah hidup seseorang bergantung pada hal tersebut).

Seperti mata uang fiat, Bitcoin dipengaruhi oleh kejadian-kejadian ekonomi. Karena sifat Bitcoin yang global dan terdesentralisasi, Bitcoin dipengaruhi oleh peristiwa ekonomi makro di hampir setiap negara di dunia. Sama halnya dengan permintaan mata uang fiat yang berfluktuasi karena adanya peristiwa makroekonomi, faktor makroekonomi juga memengaruhi harga BTC.

Periode akumulasi kekayaan dan pertumbuhan ekonomi dapat menyebabkan individu mengalokasikan aset alternatif seperti Bitcoin dengan harga yang lebih tinggi. Selain itu, sikap investor terhadap risiko dapat mempengaruhi bagaimana mereka berinvestasi kepada BTC jika dibandingkan dengan investasi tradisional, seperti obligasi. Permintaan BTC juga bisa dipengaruhi oleh daya tarik mata uang fiat. Ketika mata uang fiat lokal di negara-negara tertentu sedang tidak stabil atau kurang berharga, BTC bisa dijadikan alternatif mata uang dalam bentuk digital.

Ketika ekonomi sedang tidak baik, investor menghindari aset yang tidak stabil dan menyimpan modal mereka dalam investasi yang cukup aman, baik dalam mata uang seperti dolar AS atau aset seperti emas. Ketika bicara soal peristiwa ekonomi makro, kita bisa lihat apa saja yang terjadi di tingkat nasional dan global yang berdampak pada perekonomian. Contohnya seperti tingkat pengangguran, peristiwa alam seperti pandemi, dan peristiwa geopolitik seperti ketidakstabilan politik. Peristiwa-peristiwa ini biasanya dapat berkaitan satu sama lain.

Kenaikan suku bunga cenderung berpengaruh terhadap harga Bitcoin. Ketika suku bunga rendah dan biaya untuk meminjam uang relatif murah, maka investor akan menaruh uangnya ke dalam investasi berisiko tinggi, termasuk Bitcoin. Sebaliknya, investor memindahkan uang mereka dari investasi berisiko mengikuti kenaikan suku bunga.

Pendorong ekonomi makro yang mempengaruhi ekonomi global dapat menjadi dorongan penurunan mata uang fiat dan menempatkan fokus pada Bitcoin sebagai mata uang alternatif yang lebih layak.

Beberapa negara telah beralih sementara ke Bitcoin sebagai alternatif dari kelesuan ekonomi mereka saat ini. Biasanya kondisi ekonomi mereka dilihat dari pengaruh inflasi yang telah merusak daya beli mata uang lokal. Adopsi BTC di El Salvador adalah contohnya. Hal ini membuka pintu dan telah menjadi dorongan bagi negara-negara Amerika Latin lainnya untuk mengikuti langkah El Salvador.

Kesimpulan

Harga Bitcoin dipengaruhi oleh penawaran serta permintaan Bitcoin, dan peristiwa yang berdampak pada perekonomian di tingkat nasional maupun global. Peristiwa makroekonomi dapat berupa peristiwa apa pun di tingkat nasional dan global yang berdampak pada perekonomian, termasuk peristiwa alam seperti peristiwa ketidakstabilan geopolitik, politik, dan tingkat pengangguran. Semua peristiwa-peristiwa ini biasanya juga saling memengaruhi satu sama lainnya.

Did you find this useful?
0
0