Apa itu Virtuals Protocol (VIRTUAL)?

Virtuals Protocol, atau Virtuals, adalah jaringan aset kripto di mana orang bisa menciptakan agen-agen AI produktif, yang masing-masing memiliki dompet on-chain, yang bisa menghasilkan layanan atau produk, dan secara otonom berinteraksi dalam perdagangan on-chain dengan manusia maupun agen-agen lain dalam Virtuals Protocol.

Agen-agen AI adalah smart program yang mengambil ide-ide dari model AI seperti ChatGPT dan mengubahkan menjadi tindakan. Mereka bisa menghubungkan ke aplikasi lain, mendapatkan informasi termutakhir, dan melakukan pekerjaan sendiri untuk pengguna.

Jadi, Virtuals Protocol adalah seperti launchpad dan infrastruktur bagi agen-agen AI yang bisa beroperasi secara independen dalam lingkungan digital.

Fitur-fitur Utama

Penciptaan agen AI: Pengguna bisa membangun agen-agen AI dengan kemampuan teks, wicara, dan animasi 3D hanya dengan mendeskripsikan karakter dan perilaku yang diinginkan.

Tokenisasi: Setiap agen AI diwakilkan dengan token ERC-20 yang dipasangkan dengan VIRTUAL, aset kripto asli dari Virtuals Protocol, dalam pool likuiditas yang terkunci, sehingga memungkinkan kepemilikan bersama dan menghasilkan pemasukan.

Operasi otonom: Agen-agen AI mampu mengelola dompet on-chain mereka masing-masing, mengeksekusi transaksi, dan menyediakan layanan lintas platform seperti games, media sosial, Roblox, dan Telegram.

Siapa yang menciptakan Virtuals Protocol?

Virtuals diluncurkan pada bulan Oktober 2024 oleh Jansen Teng dan Wee Kee Tiew, yang didukung oleh tim dengan pengalaman di bidang AI dan kripto. Proyek ini menggunakan model pengelolaan terdesentralisasi, di mana investor bisa melakukan voting atas perubahan, fitur baru, dan keputusan ekosistem lainnya.

Apakah aset kripto dari Virtuals Protocol?

VIRTUAL merupakan aset utama dari jaringan Virtuals. VIRTUAL adalah aset kripto yang digunakan untuk menentukan harga dan menyelesaikan transaksi di jaringan tersebut.

Namun, ada lapisan lain pada jaringan tersebut. Setiap agen AI di Virtuals juga memiliki tokennya masing-masing. Token agen ini mewakili porsi kepemilikan dalam agen AI tersebut, misalnya pada seorang penyanyi AI.

Ketika seseorang menciptakan agen baru, mereka harus menggunakan VIRTUAL. Token dari agen tersebut kemudian tersedia untuk dibeli oleh orang lain. Setelah jumlah VIRTUAL mencukupi, maka token agen tersebut akan dipasangkan dengan VIRTUAL sehingga orang bisa melakukan trading antara keduanya. Dalam prakteknya, hal ini berarti siapa saja yang ingin membeli token agen wajib memiliki VIRTUAL.

Ketika pengguna membayar untuk menggunakan layanan atau fitur dari suatu agen AI, pembayaran tersebut dilakukan menggunakan VIRTUAL. Nilai tersebut akan kembali ke pemegang kepemilikan token agen, sehingga keberhasilan agen akan mempengaruhi investor agen tersebut.

Apa peran penting Virtuals Protocol?

Virtuals bertujuan menciptakan jenis ekonomi digital baru, di mana perangkat AI tidak dikendalikan oleh satu entitas tunggal, tetapi siapa saja bisa meluncurkan agen AI mereka, berinteraksi, dan mendapatkan potensi pemasukan darinya. Hal ini membuka pintu menuju ekosistem AI berbasis urun daya (crowdsourcing) dimana kepemilikan, aktivitas dan nilai bersifat transparan dan mudah diakses.

Informasi lainnya mengenai Virtuals


*Terdapat risiko kehilangan modal dalam investasi kripto. Informasi ini tidak boleh diartikan sebagai ajakan untuk melakukan trading. Segala opini, berita, riset, analisis, harga ataupun informasi lainnya disediakan sebagai komentar pasar secara umum untuk tujuan pemberian informasi belaka dan bukan merupakan saran atau rekomendasi investasi. Luno selalu menyarankan Anda untuk mencari saran keuangan independen sebelum investasi atau trading aset kripto.

Apakah artikel ini membantu?

0
0